Cerita Singkat Perjalanan Gereja Katedral St. Yosep Pontianak

4/26/2011


Semua berawal dari sebiji sesawi dan menjadi pohon yang besar. Ini menjadi awal perjalan Gereja Katedral  St. Yosep Keuskupan Agung Pontianak, 9 Desember 1909 gereja ini telah menjadi gereja catatan satu abad. Gereja St. Yosep Pontianak diberkati oleh Prefek Pacificus Bos OFMCap. Geraja ini telah di lukis sedemikian rupa sebelum 8 Agustus 1908. Dengan fondasi benar-benar di pertimbangkan dengan struktur tanah yang berawa di Pontianak. Tiang dan lantai gereja terbuat dari kayu. Dinding-dinding terbuat dari kawat tipis yang disemen dari bagian luar dan dalam. Gereja ini akan menjadi bangunan yang kuat, dan sederhana tetapi cocok untuk kawasan kota. Semua terbuka untuk siapa saja tanpa ada batasan yang ingin menyembah kebesaran- Nya. Dengan melewati Perayaan satu abad Gereja St. Yosep membawa kita kembali terpanggil sebagai murid-murid nya dan terus belajar, mengikuti jalan Yeses sebagai mestinya, dengan menerapkan Perintah Cinta Kasih dan mewartakan kabar baik kepada semua orang di Dunia ini.

Kini Gereja St. Yosep akan lahir baru, dengan pimpinan Keunskupan Agung Pontianak Mgr. Hieronymus Bumbun, OFMCap. Dengan bangunan yang kokoh, megah dan bernuansa ala Eropa akan menghiasai Bumi Katulistiwa di Kalimantan Barat ini. Perjalanan Gereja yang begitu nyata untuk kita semua, hingga saat ini dapat berdiri tegak di semua masyarakat yang percaya akan Yesus Kristus. Lonceng gereja yang akan berbunyi tiada lagi akan kita dengar, suara burung di senja hari tiada kita rasakan, keramaian, keunikan, keagungan, kesejukan  bangunan yang begitu klasik kini tiada ada di mata nyata kita saat ini. Kita semua pasti akan bersedih dengan Gereja Katedral St. Yosep yang sudah di kenal dari Negara-negara lain akan keunikan dan  kekhasannya dari setiap bangunan nya yang memiliki makna. Tanpa disadari, akan terhitung hari Gereja katedral ini akan rata menjadi TANAH dan akan berdiri kembali dengan Gereja khas Eropa  yang agung dan kokoh seperti gereja yang ada di Dunia.” Gereja Katedral St. Yosef, selamat! Vivat, crescat et floreat (Semoga hidup, tumbuh dan berbunga). Ad multos annos”

1 comments:

Kuliner

Recent Posts Widget
close